Pages

Subscribe:

54 Jalur Mini Berlaga di Tepian Narosa

54 Jalur Mini Berlaga di Tepian Narosa

Sebanyak 54 peserta ikut memeriahkan pelaksanaan pacu jalur mini di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Secara resmi, pacu jalur mini yang menjadi agenda pendamping dari pelaksanaan pacu jalur iven nasional dibuka Wakil Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi bersama Sekda Drs H Zulkifli MSi di arena pacu Tepian Narosa Teluk Kuantan.

Selain itu, turut hadir Ketua Umum Pacu Jalur Kabupaten Kuansing 2010 H Marduyut SE, Ketua I Tarmis SPd MH yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kuansing, serta perwakilan jalur.
Meski sedikit terlihat sepi, namun pelaksanaan pacu jalur mini tetap memberikan hiburan bagi masyarakat Kuansing, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Kuantan ini.
Ketua I Pacu Jalur 2010 Tarmis SPd MH yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kuansing mengatakan, kegiatan pacu jalur mini ini rencananya akan dilaksanakan selama dua hari yakni 25-27 Juli 2010. Kegiatan ini setiap tahun menjadi kegiatan rutin untuk pendamping pacu jalur tradisional.
Menyinggung soal jumlah peserta, Tarmis menyebutkan jumlahnya tidak terlalu jauh berbeda dengan jumlah pada tahun sebelumnya. ‘’Saya rasa, jumlahnya imbang dengan tahun sebelumnya,’’ tambah Tarmis.
Hanya saja dari segi hadiah, sedikit mengalami penurunan. Setidaknya ini dikatakan Koordinas Seksi Hadiah pacu jalur 2010 Eryswan SPi MSi kepada Riau Pos secara terpisah. Eryswan mengatakan, berdasarkan besaran hadiah pacu jalur mini yang ditetapkan, juara I pacu jalur mini mendapatkan piala bergilir, tonggol juara juga mendapatkan satu ekor kerbau dan uang pembinaan Rp2 juta.
Juara II piala tetap, tonggol juara satu ekor sapi dan uang pembinaan Rp1,5 juta. Juara III mendapatkan piala tetap, tonggol juara, lima ekor kambing dan uang pembinaan Rp1.250.000. Juara IV tonggol juara, empat ekor kambing dan uang pembinaan Rp1 juta.
Juara V mendapatkan tonggol juara, tiga ekor kambing dan uang pembinaan Rp1 juta. Juara VI mendapatkan tonggol juara, dua ekor kambing dan uang pembinaan Rp1 juta. Juara VII sampai XII masing-masing mendapatkan tonggol juara dan uang pembinaan masing-masing Rp500.000.
Ini dikarenakan minimnya dana pelaksanaan pacu jalur, sehingga terjadinya penciutan besaran hadiah yang diberikan kepada pemenang. Namun ini diharapkan tentunya tidak akan mengurangi nilai tradisi dan budaya kebanggaan masyarakat Kuansing ini.Laporan DESRIANDI CANDRA, Teluk Kuantan desriandicandra@riaupos.com Source:Riaupos.com

»»  READMORE...

Kuansing Raih Tiga Emas Popda 2010 Riau

Kuansing Raih Tiga Emas Popda 2010 Riau

TELUK KUANTAN (RP) - Di hari ketiga, Jumat (23/7) pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2010 tingkat Provinsi Riau di Pekanbaru, kontingen Popda Kabupaten Kuansing hingga hari ini sudah mengumpulkan tiga emas, lima Perak dan satu perunggu.

Ke sembilan medali yang diraih tersebut, berasal dari cabang olahraga atletik, renang, tenis meja dan takraw. Demikian dikatakan Ketua Kontingen Popda Kabupaten Kuansing Marwan SPd MM yang dihubungi Riau Pos.
Marwan menjelaskan, satu emas diraih Kuansing dari cabang lompat jangkit atas nama Zainal Arifin, satu emas cabang renang yang diraih atlet Kuansing Bima, dan satu emas lainnya diraih Kuansing dari cabang lompat tinggi atas nama Sabri dengan lompatan 1,64 meter.
Sementara lima medali perak yang diraih, satu di antaranya kembali disumbangkan Zainal Arifin di nomor lompat jauh dan dua medali perak lainnya disumbangkan atlet Kuansing Rades dinomor lompat jauh putri, satu perak dari cabang renang yang diraih atlet Kuansing Jimi dan satu perak dari cabang tennis meja beregu putri yang dikalahkan tuan rumah Pekanbaru. Selanjutnya satu medali perunggu diraih tim Takraw Kuansing setelah ditumbangkan tim Kabupaten Siak dibabak semi final.
Sedangkan di cabang olahraga lainnya, hingga berita ini diturunkan, kata Marwan masih tengah bertanding. Untuk cabang pencak silat, Kuansing telah meloloskan dua orang atlet pencak silatnya di babak final. Yakni Iklima Putri di kelas E yang menumbangkan atlet pencak silat dari Kabupaten Siak, dan Ratih di kelas B putri yang juga berhasil masuk final.
Selain itu, empat orang atlet pencak silat Kuansing lainnya berhasil melaju ke babak semi final. Untuk cabang sepak takraw, Kuansing juga sudah tiga kali menoreh kemenangan beruntun dari lawannya yakni tim Kabupaten Bengkalis, Rohil dan Pelalawan yang masih menyisahkan satu pertandingan lagi dengan tuan rumah Pekanbaru.
Begitu juga dengan tim sepak bola Kuansing yang main sore ini juga masih melaju ke babak selanjutnya. Meski Kuansing sudah meraih satu emas dan tiga perak hingga hari ini, Marwan menyebutkan raihan medali itu masih jauh dari yang ditargetkan.
Dalam POPDA X 2010 ini, Kabupaten Kuansing menargetkan medali sama dengan raihan dua tahun silam di POPDA 2008 lalu. Yakni dengan enam medali emas, 13 perak dan 11 perunggu dengan posisi peringkat III besar.
‘’Mudah-mudahan ini bisa kita capai. Atlet kita terus berjuang dan doa dari masyarakat Kabupaten Kuansing,’’ ujarnya.
Ketua Harian Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Kabupaten Kuansing Drs Yulizar Musri yang dihubungi Riau Pos mengatakan, Kuansing harus puas dengan hasil tersebut. Tim sepak takraw Kuansing sudah bekerja keras untuk meraih prestasi yang gemilang untuk cabang sepak takraw pada POPDA Riau 2010 ini.
Meski begitu, PSTI Kabupaten Kuansing akan tetap melakukan pembenahan dan peningkatan kemampuan atlet di masa akan datang.(dac) .Source:Riaupos.com

»»  READMORE...

Fron Pembauran Kebangsaan "FPK Imbau Jangan Golput"

Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kuansing mengimbau agar warga Kuansing, dari suku apapun jangan sampai golongan putih (golput) pada Pemilukada Kuansing yang diagendakan 7 April 2011 mendatang.  Imbauan ini disampaikan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kuansing Suryawan Datuk Mudo Bisai dalam sambutannya ketika pengukuhan pengurus FPK Kuansing periode 2009-2012, Kamis (22/7).
"Saya mengimbau rekan-rekan seluruh suku agar dapat menyukseskan Pilkada 2011. Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan. Jangan sampai ada yang golput," ujarnya.
Disebutkannya, agar bisa berpartisipasi pada Pemilukada Kuansing untuk menentukan kepemimpinan
Kuansing periode 2011-2016, maka warga supaya pro aktif dengan memastikan diri apakah sudah terdaftar atau tidak sebagai warga Kuansing dan sebagai calon pemilih.
"Kalau belum terdaftar atau belum memenuhi persyaratan segera urus administrasinya," kata Datuk Mudo Bisai.
Pada kesempatan itu ia juga mengimbau agar warga Kuansing untuk memilih pemimpin yang mencintai dan dicintai rakyatnya.
"Siapapun yang maju pilihlah sesuai hati nurani karena mereka adalah putra terbaik Kabupaten Kuansing," imbuhnya. hir

.Source:Riaumandiri.net
»»  READMORE...

Semua Suku Berhak Jadi CPNS

Semua Suku Berhak Jadi CPNS

Bupati H Sukarmis menegaskan, penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tidak hanya diperuntukkan bagi anak tempatan (melayu), melainkan untuk seluruh anak-anak yang ada didaerah ini tanpa membeda-bedakan suku, agama dan ras.  Penegasan ini disampaikannya, dihadapan ratusan masyarakat yang berasal dari suku Melayu, Jawa, Sunda, Batak, Bugis, Banjar dan Nias pada pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kuansing, Kamis (22/7).
Disebutkannya, penentuan kelulusan seseorang yang ingin masuk menjadi CPNS tergantung pada kemampuan individu dalam melewati tahapan seleksi.
Lebih lanjut ia mengatakan, kelulusan seseorang menjadi CPNS tidak terletak ditangan Pemkab Kuansing.
Pemkab Kuansing dalam penerimaan CPNS hanya sebagaipenyelenggara, dan pemeriksaan hasil tes dilakukan oleh lembaga independen.
"Jadi. Saya tegaskan, penerimaan CPNS tidak hanya untuk warga tempatan. Melainkan untuk semua golongan, suku dan agama. Dasarnya yang bersangkutan mampu melewati test dengan baik," katanya.
Sukarmis mengakui banyak mendapatkan pertanyaan tentang kesempatan warga non tempatan menjadi PNS. Karena warga non tempatan merasa memiliki kemampuan yang memadai untuk ikut seleksi CPNS. Bahkan ada yang siap diadu dalam hal kemampuan akademis.
Oleh karena itu, ia memahami keinginan menjadi CPNS merupakan tekad dan harapan banyak orang. hir

»»  READMORE...

Pangean Tempat Kunjungan Safari Gubri

Pangean Tempat Kunjungan Safari Gubri  E-mail

TELUK KUANTAN-Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menetapkan Kecamatan Pangean sebagai tempat safari Ramadan Gubernur Riau HM Rusli Zainal.  Hal itu dikatakan Bupati Kabupaten Kuansing H Sukarmis, Senin (19/7) kemarin di Pangean.
"Kebijakan saya untuk safari Ramadan Gubri tahun ini akan dipusatkan di Kecamatan Pangean," ujarnya.
Namun, Pemkab Kuansing belum memastikan desa yang akan menjadi lokasi safari Ramadan Gubri di kecamatan tersebut.
Bupati memaklumi banyak kecamatan lainnya di Kabupaten Kuansing yang iri dengan penunjukkan ini. Dengan ditetapkannya Pangean sebagai tempat kunjungan safari Ramadan Gubri hendaknya mendapat dukungan maksimal dari kecamatan dan juga masyarakat.
Memasuki bulan suci Ramadan tahun ini serta semakin dekatnya pelaksanaan MTQ Riau 2010 di Kuantan Singingi, Bupati mengimbau kepada masyarakat agar menciptakan suasana yang agamis dan religius di tengah-tengah masyarakat.
Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan semangat keagamaan dan tradisi supaya dihentikan. Bila perlu kegiatan-kegiatan tersebut tidak ada di Kuansing.
"Saya minta kegiatan yang bertentangan dengan agama,
seperti perjudian dan minuman keras supaya tinggalkan," imbuhnya. mad.Source:Riaumandiri.com

»»  READMORE...

Pacu Jalur Rayon III, Panglimo Sati Juara Rayon III

Jalur Panglimo Sati Desa Toar Kecamatan Gunung Toar akhirnya keluar sebagai juara I dalam iven pacu jalur rayon III di Tepian Rajo Kecamatan Pangean, Rabu (21/7) petang, setelah harus bersusah payah menumbangkan jalur kuat asal Kecamatan Kuantan Mudik Soriak Sarumpun Tolang Batutu Desa Pulau Binjai.

Sementara Jalur Soriak sarumpun Tolang Batutu Desa Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik harus puas di peringkat II. Jalur Soriak serumpun Tolang Batutu kalah dengan terhormat dan hanya beberapa centimetre saja. Sementara di peringkat III, di raih Jalur Ngiang Kuantan Cahayo Nagori Desa Kampung Baru Kecamatan Gunung Toar berada di tempat III.
Selanjutnya, di peringkat IV diraih Jalur Siluman Buayo Danau Desa Sitorajo Kari Kecamatan Kuantan Tengah. Peringkat V Jalur Harimau Paing Tuah Nagori Desa Pintugobang Kari Kecamatan Kuantan Tengah. Peringkat VI Jalur Onggang Sakti Rimbo Bunian Desa Koto Kari Kecamatan Kuantan Tengah, peringkat VII Jalur Batu Lompatan Harimau Kompe Desa Kinali Kecamatan Kuantan Mudik, peringkat VIII Jalur Penentuan Batang Kuantan Desa Sawah Kecamatan Kuantan Tengah, peringkat IX jalur Lilitan Akar Bunga Merah Desa Pulau Kopuang Sentajo Kecamatan Kuantan Tengah, dan peringkat X Jalur Putri Tolong Satu Kato Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar.
Bupati Kuansing H Sukarmis bersama sejumlah kepala dinas dan badan, camat Pangean Asmari SSos tetap menyaksikan jalannya putaran final hingga tuntas di tribun VIP panitia di pancang finis.
Camat Pangean Asmari SSos yang dikonfirmasi Riau Pos usai penutupan pacu jalur rayon III di Kecamatan Pangean mengatakan, pelaksanaan perpacuan jalur di Pangean berjalan aman dan lancar serta sukses. Ini semua, kata Asmari tidak terlepas dukungan semua pihak. Mulai Pemkab Kuansing, panitia, kemanan, upika, tokoh masyarakat, tokoh adat, peserta pacu jalur dan masyarakat Kuansing yang hadir ikut menyaksikan jalannya perpacuan di sepanjang arena perpacuan. Mulai dari hari pertama, kedua hingga ketiga.
Asmari pun tak merasa berkecil hati kalau dalam perpacuan rayon III ini tidak satu pun jalur asal Pangean berhasil meraih juara. Karena seluruh jalur-jalur asal Kecamatan Pangean sudah bekerja keras untuk meraih prestasi yang gemilang. Akan tetapi lawan yang dihadapi, terutama jalur-jalur asal kecamatan bagian hulu, mulai Kecamatan Kuantan Tengah, Gunung Toar dan Kuantan Mudik.(dac).Source:Riaupos.com, ronaldorozalino

»»  READMORE...