Pages

Subscribe:

Indrako di Kuansing Berpeluang Tempati Pasar Rakyat

Pihak Indrako paling berpeluang dibandingkan Metro Swalayan dalam kerja sama penggunaan bangunan blok C Pasar Rakyat Teluk Kuantan yang sudah rampung pekerjaannya 2009 lalu. Namun belum difungsikan lantaran menunggu keputusan final dari Pemkab Kuansing.

Hal itu dikatakana Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kuansing H Muharlius SE MM yang dikonfirmasi Riau Pos, Kamis (13/5) di Teluk Kuantan. Dikatakan, Muharlius, secara konsep pihak swalayan asal Teluk Kuantan, Indrako menyetujui konsep kerja sama yang sudah dibuat dan ditawarkan Dinas DPKP Kuansing.
‘’Akan tetapi bagaimana sistem dan mekanisme kerja samanya, saat ini tengah disusun draf oleh bagian hukum Setda Kuansing. ‘’Draf kerja samanya sedang disusun bagian hukum dengan konsep yang kita tawarkan,’’ ujar Muharlius.
Dijelaskannya, bangunan blok C Pasar Rakyat Teluk Kuantan tersebut, memang sudah rampung secara fisik 100 persen. Akan tetapi, pihak Indrako ingin sedikit merehab dan menambah arsitektur modern sebagai sebuah semi pasar modern seperti mini market. Baik lantai dasar bangunan blok C Pasar Rakyat yang masih berupa lantai kasar semen yang akan diberi keramik, bangunan lantai dua yang akan sedikit direhab.
Pihak Indrako bahkan sudah melakukan menghitung-hitung besaran budget (anggaran-red) yang akan dikeluarkan untuk merehab itu. Dalam hitungan pihak Indrako, dana yang dikeluarkan tak kurang dari Rp300 juta. ‘’Tapi dana itu bukan dari kita (Pemkab Kuansing-red), melainkan dana dari pihak Indrako sendiri,’’ ujarnya.
Dengan komposisi seperti itu, kata Muharlius, maka Dinas DPKP Kuansing menawarkan konsep kerja sama Bill On Transfer (BOT). Konsep ini, lanjut mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kuansing ini, Pemkab melalui Dinas DPKP Kuansing menawarkan pada pihak Indrako dalam jangka 10 tahun, mereka tidak perlu membayar penuh penggunaan bangunan blok C Pasar Rakyat Teluk Kuantan tersebut.
Tetapi hanya dikenakan biaya sewa pelataran lantai dasar bangunan blok C Pasar Rakyat Teluk Kuantan. Itu pun, kata Muharlius, besarannya sekitar Rp30 juta per tahun. ‘’Kita tawarkan dalam jangka waktu 10 tahun itu mereka hanya bayar sewa pelataran lantai dasar saja minimal Rp30 juta per tahun,’’ tambah Muharlius.(dac)

»»  READMORE...

Kuantan Hilir Minta Pacu Jalur Tetap Digelar di Baserah

Masyarakat Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, secara penuh mendukung kebijakan yang diambil Pemkab Kuansing yang pada 2010 ini, pelaksanaan pacu jalur tingkat kecamatan tetap dilaksanakna sistem rayon.

Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, untuk rayon I (Kecamatan Kuantan Hilir, Inuman dan Cerenti-red) pada 2010 ini akan dilaksanakan di Kecamatan Inuman 5 Juli 2010 mendatang.
Namun masyarakat Kuantan Hilir, sangat berharap pada 2010 ini pacu jalur tetap digelar di tepian Lubuk Sobae Baserah Kecamatan Kuantan Hilir. ‘’Masyarakat mendukung kebijakan Pemkab Kuansing secara penuh dalam pelaksanaan pacu jalur tingkat kecamatan. Tetapi Pemerintah Kecamatan dan Upika, serta tokoh masyarakat menyampaikan aspirasi pada pemerintah agar pacu jalur tetap di gelar di Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir,’’ kata H Abu Bakar Sidik SSis salah seorang tokoh masyarakat Kuantan Hilir kepada Riau Pos, Selasa (11/5).
Abu Bakar Sidik mengatakan, kebijakan yang diambil Pemkab Kuansing adalah dengan pertimbangan efisiensi waktu, pembiayaan serta kesibukan masyarakat. Namun usulan yang disampaikan masyarakat Kuantan Hilir tersebut juga dinilai wajar. Apalagi, pagelarannya tidak menggunakan jadwal resmi pelaksanaan iven pacu jalur tingkat kecamatan yang sudah ditetapkan Pemkab Kuansing. Melainkan di luar jadwal tersebut.
Beberapa yang menjadi alasan usulan dan aspirasi masyarakat Kuantan Hilir ini, lanjut Abu Bakar mantan anggota DPRD Riau asal Kuansing, berkaitan dengan historis atau sejarah pelaksanaan iven pacu jalur yang disampaikan sejumlah tokoh masyarakat di Kuantan Hilir. Menurut mereka, di awal-awal pacu jalur diangkat dan di kenalkan pada khalayak banyak, awal-awalnya dipertandingkan di Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir.
Selain itu, di tepian pacu jalur Lubuk Sobae Baserah Kecamatan Kuantan Hilir ini, pemerintah sudah membangun berbagai sarana dan prasarana. Salah satunya adalah, tangga batu yang menjadi tempat masyarakat menyaksikan pelaksanaan tradisi dan budaya kebanggaan masyarakat Kuansing tersebut. Sehingga sangat disayangkan rasanya, bila asset yang sudah dibangun pemerintah dengan dana yang besar tersebut tidak dimanfaatkan dengan maksimal.
‘’Artinya, masyarakat memang sangat berharap diizinkan pelaksanaan pacu jalur tetap digelar di Baserah Kecamatan Kuantan Hilir ini. Sekalipun hanya memperebutkan sebuah godok. Inilah yang menjadi beberapa alasan aspirasi masyarakat untuk pelaksanaan pacu jalur tetap di gelar di Kuantan Hilir 2010,’’ ujarnya.
Sebagai bagian dari masyarakat Kuantan Hilir dan Kabupaten Kuansing, Abu Bakar menyebutkan, dirinya sangat memahami itu. Karena merupakan simbol masyarakat untuk mempertahankan sejarah tradisi dan budaya kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuansing tersebut.
Dikatakannya, ada beberapa alternatif momen untuk pelaksanaan pacu jalur di Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir. Misalnya saja, momen pacu jalur perebutan pila Gubernur Riau yang pernah di gagasnya pada 2008 silam. ‘’Inikan salah satu momen yang bisa diangkat. Karena dua tahun ini belum sempat terlaksana kembali pacu jalur piala Gubernur Riau ini,’’ ujar Abu Bakar.
Ini disebabkan, rentang pelaksanaan pacu jalur perebutan piala Gubernur ke II 2009 berdekatan dengan jadwal pacu jalur tingkat kecamatan 2009, dimana ketika itu Baserah menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Dirinya bersama tokoh masyarakat Kuantan Hilir, akan mencoba menyampaikannya pada pihak Pemprov Riau dalam hal ini Gubernur Riau HM Rusli Zainal.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kuansing Tarmis SPd sebelumnya kepada Riau Pos menyebutkan, kalau pacu jalur tingkat kecamatan 2010 sudah ditetapkan. Yakni rayon I Kecamatan Inuman, rayon II Kecamatan Hulu Kuantan dan rayon III Kecamatan Pangean. Tetapi, dalam keputusan rapat tidak ada melarang atau membatasi kecamatan yang ingin melaksanakan pacu jalur di luar jadwal tersebut sepanjang mampu menyelenggarakannya.(dac).Source:Riaupos.com

»»  READMORE...

Garuda Pancasila - Lagu Wajib Nasional Perjuangan Indonesia

Garuda Pancasila - Lagu Wajib Nasional Perjuangan Indonesia

Pencipta / Pengarang Lirik dan Lagu : Sudharnoto

Garuda pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju

---

Note :
Indonesian old patriotic song
Free public song & non commercial copyrighted song lyric

»»  READMORE...

Hasil Ujian Nasional 2010 SMAN Pintar Kuansing Lulus 100 %

Alhamdulillah Puji Syukur Dipanjatkan dengan Kebaikannya dan keberkahannya, SMAN Pintar Kuansing dalam Ujian Nasional 2010 Lulus 100 % dari Siswa 60 Orang.

Selamat dan Sukses kepada Siswa Kelas XII IPA di SMAN Pintar Kuansing

Perjuangan Ananda Belum Berakhir karena masih panjang jalan Kesuksesan yang harus ditempuh. Kami Sebagai Guru tetap akan mengiringi Ananda semuanya dalam meraih impian cita-cita yang diraih.

Selamat jalan Ananda Kelas XII IPA SMAN Pintar, ingatlah pesan dan amanah yang telah disampaikan oleh Guru dan Pemda Kuansing  yang telah memberikan pendidikan yang berkualitas dan terbaik.

Terimakasih Kepada Bapak H. Sukarmis Bupati Kuansing, yang telah memberikan peluang pendidikan berkualitas di Kuansing,. Semoga Jasa dan kebaikan Bapak H. Sukarmis dibalas ALLAH SWT dengan selalu memberikan kesehatan, keberkahan, ketenangan dalam menjalankan progres Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Amin.

Source: smanpintar.blogspot.com

 

Humas SMAN Pintar

Ronaldo Rozalino S.Sn

»»  READMORE...

BNK Sing For Freedom: Saksikan Festival Musik Lomba Cipta Lagu Anti Narkoba 2010

BNK Banner

 

BNK Sing For Freedom: Saksikan Festival Musik Lomba Cipta Lagu Anti Narkoba.

 

ACARA SERU BULAN APRIL IN
20 BAND LOKAL KUANTAN SINGINGI SIAP UNJUK GIGI DALAM
LOMBA CIPTA LAGU ANTI NARKOBA


20 LAGU CIPTAAN SIAP BERSAING UNTUK JADI JAWARA!!!
SAKSIKAN!!!!


LOMBA CIPTA LAGU ANTI NARKOBA BNK SING FOR FREEDOM 2010
TAMAN JALUR TELUK KUANTAN, MINGGU 11 APRIL 2010 JAM 8 PAGI SAMPAI SELESAI


20 BAND TERSELEKSI
1. X-BAD
2. ANDROIDZ
3. SENDJA 87
4. G NUSE PART II
5.  CINCIN
6. APOLLO
7. BLAKC CAT
8. ARGUMENT
9. D’NARS BOY
10. AKUSI
11. ROEMAH_NENEK
12. SEKIDO
13. SKATE ROCK
14. KARY BOYS
15. CONSLEX BAND
16. KANJENK
17. UNLIMIKA
18. D’ARLAS
19. KIDD ROCK
20. MAJESTY

 

SAKSIKAN AKSI PANGGUNG DAN PERTARUNGAN SERU MEREKA HARI MINGGU 11 APRIL 2010 JAM 8 PAGI DI TAMAN JALUR TELUK KUANTAN
AJAK TEMAN-TEMAN KAMU UNTUK MENYAKSIKAN BNK SING FOR FREEDOM… ADA TABURAN HADIAH DARI PAGI SAMPAI SORE !!!

 

LOMBA CIPTA LAGU ANTI NARKOBA BNK SING FOR FREEDOM 2010
DIDUKUNG SEPENUHNYA OLEH BADAN NARKOTIKA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI.

 

SUPPORTED BY : DIAN CLOTHING, CAKRAWALA PONSEL , JAYA BARU FOTO, LATANSA DOT NET, AB PITULUIQ, URE STUDIO, JM STUDIO DAN RADIO NIKITA FM.

 

ORGANIZE BY : HONESTY CREW

Source:www.facebook.com

Source:www.ronaldorozalino.com

»»  READMORE...

Kecamatan Hulu Kuantan Kab.Kuansing Mulai Panen Raya Padi

Kecamatan Hulu Kuantan Kab.Kuansing Mulai Panen Raya Padi.Memasuki awal-awal pekan pertama bulan Maret 2010 ini, sejumlah kecamatan di Kuansing mulai melaksanakan panen raya padi. Bahkan, Kecamatan Hulu Kuantan terbilang kecamatan yang paling dulu melakukan panen raya padi.

Ini dibeberkan Kepala Dinas Tanaman Pangan Kuansing Ir H Hardison MP didampingi Kasi Program Dinas Tanaman Pangan Deflides Gusni SP, dengan beberapa staf, kepala dinas cabang dan anggota Kelompok Tani Pelita Jaya Desa Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan, Selasa (2/3) di sela-sela panen raya padi.
Hardison sendiri bersama para petani sempat secara langsung turun ke areal persawahan padi untuk melakukan panen raya padi. Dikatakan Hardison, untuk Desa Sungai Pinang rencananya panen raya dilakukan, Senin (1/3), tetapi tertunda satu hari. Namun sesuai dengan jadwal, panen raya tanaman padi di Kecamatan Hulu Kuantan sesuai dengan jadwal yakni jatuh pada pekan pertama Maret 2010.

Lahan persawahan padi yang tengah dilakukan panen milik Kelompok Tani Pelita Jaya Desa Sungai Pinang seluas 25 haktare. Sementara untuk di Sungai Pinang sendiri terdapat lahan persawahan tanaman padi yang siap penan seluas 125 hektare dengan empat kelompok tani.
Sementara lahan persawahan tanaman padi di Kecamatan Hulu Kuantan yang siap penan seluas 345 hektare. Angka tersebut penambahan dari areal persawahan di Desa Tanjung, Sungai Ala, Desa Sungai Kelelawar. Selain Kecamatan Hulu Kuantan, Kecamatan Inuman dalam pekan pertama ini juga akan melaksanakan panen raya. Kecamatan Gunung Toar pekan ke III Maret 2010.

Selanjutnya, Kecamatan Kuantan Mudik pekan ke III Maret 2010, Kecamatan Kuantan Tengah pekan I April 2010, Kecamatan Benai pekan ke II April 2010, Kecamatan Pangean pekan ke III April 2010, Kecamatan Kuantan Hilir pekan ke I April 2010, Kecamatan Logas Tanah Darat pekan ke II April 2010 dan Kecamatan Cerenti di jadwalkan panen raya pekan ke III April 2010. ‘’Jadi pelaksanaan panen raya diperkirakan tuntas akhir April 2010 ini bila tidak ada aral melintang,’’ ujarnya.

Bila ini terwujud, Dinas Tanaman Pangan Kuansing menjadwalkan rencana tanam kedua Mei atau Juni 2010 mendatang. Itu artinya, kalau mulai tahun ini sudah bisa dilakukan dua kali tanam padi yang selama ini baru bisa dilakukan satu kali tanam pertahunnya.
Ini dimaksudkan untuk memenuhi keperluan pangan masyarakat atau keperluan beras Kuansing yang masih kekurangan. Keperluan beras Kuansing pertahunnya mencapai 36.583 ton per tahun.

Sementara produksi padi per ton Gabah Kering Panen (GKP) baru mencapai 44.008 ton per tahun 2008, dan 48.252 ton pada 2009. Namun ini baru menghasilkan beras sebesar 25.032 ton pada 2008 dan 26.232 ton pada 2009 lalu atau masih ketergantungan beras dari luar sebanyak 11.551 ton pada 2008 dan 10.351 ton pada 2009.
Dalam pengembangan sektor persawahan tanaman padi ini, Dinas Tanaman Pangan membantu benih padi jenis PB42 di tambah pupuk dengan pola tanam Legawa (setiap empat baris dijarangkan). Dengan begitu masa pertumbuhan akan lebih cepat, karena sinar matahari masuk ke sela-sela tanaman padi. Berbeda dengan sistem tanaman sebelumnya yang masih rapat.

Ini juga diakui Ketua Kelopok Tani Pelita Jaya Desa Sungai Pinang Yasari Setia di dampingi Sekretaris Kelompok Sudirman secara terpisah ditemui Riau Pos di lokasi panen raya. Menurutnya, dengan pola tanam yang dilakukan Dinas Tanaman Pangan sekarang dirasakan pertumbuhan tamanan padi lebih cepat. Bahkan mereka memprediksikan produktivitasnya akan jauh mengalami peningkatan di tahun sebelumnya.
Pemerintah juga telah membantu bibit padi, pupuk jenis urea, organic dan organik cair pada kelompok tani ditambah bimbingan di lapangan. Meski begitu, ia berharap ini masih terus dilakukan pemerintah kepada petani. Sehingga hasil tanaman padi yang di raih maksimal. Untuk mengetahui produktivitas tanaman padi per hektare akan dilakukan pengujian yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kuansing.

Menurut staf BPS Kuansing Andri yang juga berada di lapangan, pihaknya akan mengambil ambin (sample-red) produktivitas tanaman padi di Kuansing sebanyak 283 plot se Kuansing. Hasil ini baru akan diraih berapa produktivitas tanaman padi Kuansing saat ini per hektarnya.
Dari hasil pengujian sample di lahan Kelompok Tani Pelita Jaya Desa Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan sementara, Gabah Kering Panen (GKP) 5.175 per plot dan Gabah Kering Giling (GKG) 4.451 kilogram. Bila semuanya rata-rata sebesar tersebut, maka angka produktivitas tanaman padi Kuansing 7.1 ton per hektarenya. ‘’Tapi ini belum final, karena masih banyak yang perlu diambil. Ini dikeluarkan BPS Provinsi Riau, bukan kami,’’ ujarnya. Laporan DESRIANDI CANDRA, Hulu Kuantan desriandicandra@riaupos.com Sumber:Riaupos.com

»»  READMORE...